Dalam kegiatan ini
ada berbagai hal yang kami dapatkan dari kegiatan
ini, dimana selama ini kami sebagai anak muda generasi penerus bangsa terlebih
khusus Sumba tidak pernah mengetahuinya hal-hal tersebut. Dalam kegiatan ini
kami dibuka wawasannya untuk dapat mengetahui persoalan budaya yang ada di daerah selama ini, sehingga kami
pun dapat tahu akan kehidupan social yang terjadi di daerah kami.
Materi yang diberikan pun adalah materi yang sangat dapat membuka wawasan kami, sehingga kami dapat melihat pengaruh globalisasi terhadap budaya yang ada selama ini. Dalam persoalan globalisasi merupakan persoalan yang serius untuk untuk segera tanggapi jika dilihat dari diskusi yang sangat alot. Materi kedua adalah pengaruh politik terhadap budaya sumba dan sebalik, di Sumba politik sangat mempengeruhi peradaban budaya yang ada sehingga politik telah merusak budaya itu, nilai yang dirusak oleh politik praktis adalah hilang semangat gotong royong yang ada selama ini, dimana politik mengambil bagian yang besar akan hal ini. Namun, disisi lain pula pula politik juga memberikan suatu nilai posetif pada budaya Sumba sehingga dalam hal ini kami coba menyimpulkan bahwa harus adanya restorasi terhadap budaya agar budaya itu dapat. Materi selanjutnya adalah Budaya sumba dalam prespektif ekonomi dan social dalam materi ini kami belajar banyak tentang manajemen organisasi serta bagai mana memberi nilai pada organisasi sehingga budaya ini dapat meningkat perekonomian bagi masyarakat disekitarnya.
Kegiatan ini
berlansung dari tanggal 14-16 september 2013 serta dilaksanakan di gereja oka
Nggapi kecamatan kanatang.
Kegiatan ini pun
dilanjutkan dengan RTL pada tanggal 21 september 2013, diskusi yang sangat
panjang pada saat itu membuat kami mengerti apa yang akan kami lakukan buat
mempertahankan budaya kami tanpa haru merusak nilai-nilai yang ada dalam budaya
tersebut. Kami sangat berterima kasih pada STUBE H.E.M.A.T SUMBA yang telah
menyelenggarakan kegiatan ini.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar