Selasa, 28 Mei 2013
Bingung.......
Aku ingin meraih semua mimpi itu namun, aku tak tw yang satunya harus mulai dari mana. Saya tau mw terlalu banyak beretorika, aku ingin perbuatan nyata yang bisa berimbas buat orang lain. Ada satu yang aku takutkan dalam memjalankan semuanya itu, aku takut adanya campur tangan dari orang2 politik sehingga dapat melunturkan semuanya itu. Aku ingin semuanya berjalan dengan murni, murni demi kemanusia. Murni demi memanusiakan manusia, tak ada kepentingan yang terselubung disana. Aku ingin semuanya itu berasal dari rasa keprihatinan semata. Aku tak mw membuat bom waktu buat diriku dan sekitarku, sungguh aku tak ingin itu menjadi boomerang kedepannya karena aku ingin itu berjalan dengan baik demi dan untuk daerah tercinta ini. Aku bosan melihat program2 palsu yang ada, dengan semuanya karena di dalamnya terlalu banyak kepentingan yang mengatas namakan rakyat atau atas nama kemanusiaan padahal semua semuanya hanya palsu. Ku ingin murni, namun masih adakah yang bisa bersama dengan kemurniaan itu???. Ini juga menjadi pertanyaan bagiku sebab terbanyak juga kemunafikan yang ada. Sungguh aku masih tetap bingung dengan semuanya..
Minggu, 19 Mei 2013
KU BUKAN YG SEMPURNA
Dalam hidupku terkadang banyak kesalahan
yang ku lakukan, kesalahan2 itu ku lakukan
baik segaja ataupun tak segaja. Aku sering
menyakiti hati sesamaku baik sadar ataupun
tak sadar sehingga membuat hati sesamaku
menjadi tawar hatinya.
Mgkin terlalu naif ku katakan ini di lembaran
bodoh, namun tak banyak yang dapat ku
perbuat tuk menghapus semua kesalahan itu
karena ku tak tahu apa dan siapa yang telah
ku sakiti. Aku hanya dapat mengucapkan kata
MAAF AKU di lembaran ini, dengan harapan
orang yang perna ku sakiti dapat membaca.
Aku tak mau membawa semuanya itu dalam
ajalku, makanya biarlah lembaran ini menjadi
saluran permintaan MAAF buatku sebelum ajal
itu menjemputku. Aku tak perna tau kapan
ajal itu datang namun yang ku tau cepat atau
lambat ajal itu akan datang tuk menjemputku.
Untuk para sahabat, saudara, teman karib,
org yang ku cintai serta semua yang
mengenalku. Biarlah lembaran ini menjadi
saluran permintaan maafku jika hari2
kemarin, hari ini, besok dan hari2 yang akan
datang aku perna menyakiti perasaan kalian
baik itu segaja ataupun tak segaja. Baik itu
melalui perkataanku ataupun perbuatanku.
Semua ini ku tulis karena aku tak mw suatu
hari aku pergi dengan menyimpan sejuta luka
di alam ini.
KU MOHON MAAF PADAMU SEKALIAN.
yang ku lakukan, kesalahan2 itu ku lakukan
baik segaja ataupun tak segaja. Aku sering
menyakiti hati sesamaku baik sadar ataupun
tak sadar sehingga membuat hati sesamaku
menjadi tawar hatinya.
Mgkin terlalu naif ku katakan ini di lembaran
bodoh, namun tak banyak yang dapat ku
perbuat tuk menghapus semua kesalahan itu
karena ku tak tahu apa dan siapa yang telah
ku sakiti. Aku hanya dapat mengucapkan kata
MAAF AKU di lembaran ini, dengan harapan
orang yang perna ku sakiti dapat membaca.
Aku tak mau membawa semuanya itu dalam
ajalku, makanya biarlah lembaran ini menjadi
saluran permintaan MAAF buatku sebelum ajal
itu menjemputku. Aku tak perna tau kapan
ajal itu datang namun yang ku tau cepat atau
lambat ajal itu akan datang tuk menjemputku.
Untuk para sahabat, saudara, teman karib,
org yang ku cintai serta semua yang
mengenalku. Biarlah lembaran ini menjadi
saluran permintaan maafku jika hari2
kemarin, hari ini, besok dan hari2 yang akan
datang aku perna menyakiti perasaan kalian
baik itu segaja ataupun tak segaja. Baik itu
melalui perkataanku ataupun perbuatanku.
Semua ini ku tulis karena aku tak mw suatu
hari aku pergi dengan menyimpan sejuta luka
di alam ini.
KU MOHON MAAF PADAMU SEKALIAN.
Alam Rindu
Beralaskan rindu di gelap malam,
Berselimutkan kabut mengali asa.
Kuingin bercanda tawa denganmu,
Mengali impian bersama dikelap malam.
Wahai sang bintang,,,
Sampaikan rinduku padanya,
katakan padanya, rindu tuk melihat senyumnya,
Rinduku melihat canda tawanya.
Berselimutkan kabut mengali asa.
Kuingin bercanda tawa denganmu,
Mengali impian bersama dikelap malam.
Wahai sang bintang,,,
Sampaikan rinduku padanya,
katakan padanya, rindu tuk melihat senyumnya,
Rinduku melihat canda tawanya.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)